PFD VS PFT : Duo Oli Sesat Paling Populer

review fastron techno

PFD VS PFT : Duo Oli Sesat Paling Populer

PFD VS PFT : Duo Oli Sesat Paling Populer – Mungkin para sesater sudah tidak asing lagi dengan kedua oli ini. PFD (Pertamina fastron diesel) dan PFT  (pertamina fastron techno), kedua pelumas ini sangat banyak digunakan pada sesater maupun di Forum LDIC (Long Drain Interval Community). Kedua oli merupakan keluaran pertamina lubricants, salah satu anak perusahaan pertamina. Secara garis besar, oli ini memiliki segmen yang berbeda, satu untuk mesin diesel dan satu untuk mesin bensin. Namun kedua oli ini aman jika dipakai di motor, kalo ngga percaya silakan buktikan sendiri (Resiko ditanggung sendiri juge hehehe). Baiklah mari kita bahas kedua oli ini berdasarkan pengalaman ngadmin selama pake di motor New CB150R.

PFD VS PFTPerforma

Performa menurut ngadmin adalah acuan utama orang pilih oli, walau banyak juga yang jadikan harga sebagai acuan hehehe. Performa kedua oli ini memiliki karakter yang berbeda dan bakal menjadi kelebihan masing-masing. Pada PFT, performa akan langsung terasa begitu motor dinyalakan. Sedangkan untuk PFD butuh beberapa waktu sampai performa keluar sepenuhnya (makin panas, makin asik). kedua karakter tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

PFT akan “asik” digunakan untuk orang yang suka bejek gas dari awal tanpa menunggu motor panas dulu. Sedangkan PFD akan terasa lebih “asik” jika digunakan untuk touring. Kedua karakter inilah yang menurut ngadmin menjadi dasar perbedaan performa kedua oli tersebut.

Kedua oli ini memiliki kesamaan perihal “enaknya” atau puncak performa. PFD dan PFT akan mulai terasa enaknya di 1000Km keatas. Tapi itu bukan berarti pada awalnya tidak enak, hanya saja puncaknya bakal terasa 1000km keatas.

Base Oil

Kedua oli ini memiliki base oil yang sama yaitu semi synthetic atau group III+. group ini adalah oli mineral yang di proses dengan teknik hydrocracked, sehingga menghasilkan base oil yang lebih murni. Jenis ini juga sering disebut sebagai semi sintetis VHVI (Very High Viscosity Index) karena memiliki nilai viskositas yang tinggi.

Bahasan tentang Base Oil bisa dibaca di http://www.machinerylubrication.com/Read/29113/base-oil-groups

Jarak Tempuh

Secara data, jarak tempuh aman PFD untuk penggunaan normal adalah 15000KM (syarat dan ketentuan berlaku) dan untuk PFT adalah 7500KM. Jarak tempuh tersebut untuk penggunaan normal, untuk penggunaan “SEVERE” hanya berlaku setengahnya, Untuk penggunaan di motor termasuk penggunaan SEVERE, maka nilai yang dipakai adalah setengah dari jarak tempuh aman. Tapi pada kenyataan dilapangan yang ngadmin lihat cukup berbeda jauh. jarak tempuh Rata-rata penggunaan oli tersebut adalah 5000Km sampai dengan 6000Km baik untuk PFD maupun PFT.

PFD VS PFT di Motor

Min, kedua oli ini kan oli mobil, yang satu mobil diesel yang satu mobil bensin, apakah aman dipakai di motor? Ngadmin hanya bia menjawab lewat pengalaman ngadmin saja, sebelumnya telah ngadmin bahas bahwa ngadmin sudah menggunakan kedua oli tersebut di motor NEW CB150R dan sampai sekarang motor itu masih baik-baik saja.

Terus apakah tidak menyebabkan slip kopling, kan pelumas mobil dibuat selicin mungkin karena mesin mobil tidak ada kopling, sedangkan motor ada? Selama ngadmin memakai kedua oli ini di NEW CB150R tidak pernah slip kopling sedikitpun. malah banyak NEW CB150R yang kopling gosong padahal pake oli khusus buat motor.

Menurut ngadmin semua hal ada resikonya, termasuk pake kedua oli ini di motor. Tapi jika resiko yang timbul lebih kecil dengan manfaat yang lebih besar kenapa tidak. salah satu resiko yang ngadmin alami adalah habisnya kampas rem, inget kampas rem bukan kampas kopling hehehe. Jika anda mau mencoba silakan saja, semua resiko ditanggung masing-masing DWYOR!!!

jadi manakah yang terbaik antara PFD VS PFT? Semuanya jadi yang terbaik pada kondisi tertentu, silakan sesuaikan berdasar kebutuhan.

Tulisan tentang sesater bisa dibaca di Long Drain Interval Community Indonesia “Save The Resource”

Komentar via Facebook

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *