Penggunaan Pelumas/Oli Curah, amankah?

oli curah

Penggunaan Pelumas/Oli Curah, amankah?

Penggunaan Pelumas/Oli Curah, amankah?

Anda mungkin pernah mendengar istilah pelumas/oli curah. Tapi mungkin tidak banyak yang mengetahui apa itu pelumas curah dan apakah aman untuk kendaraan anda. Baiklah disini saya akan membahas apakah pelumas curah itu bagus atau minimal aman untuk kendaraan anda.

oli curah

APAKAH AMAN MENGGUNAKAN PELUMAS/OLI CURAH?

kalau cuman soal aman ya aman saja, pake oli palsu juga aman ko. yang jadi masalah adalah sebarapa lama atau seberapa jauh jarak tempuh yang masuk dalam kategori aman itu. kalo pake oli palsu sekalipun dalam jarak tempuh 500km masih aman, kalau lebih dari 2000km nanti dulu deh.

oli/pelumas curah sendiri adalah sama seperti kemasan, cuman ini kemasannya menggunakan drum. secara kualitas hampir sama dengan yang kemasan. ada beberapa parameter saja yang membedakan oli curah dengan oli kemasan literan atau galonan. satu parameter yang paling dominan adalah kontaminasi udara. oli kemasan literan atau galonan begitu masuk kedalam kemasan tidak ada lagi udara yang bisa masuk, berbeda dengan oli curah yang buka tutup drum. hal itu mengakibatkan udara bisa masuk ke drum dan menurunkan kualitas oli. kita pasti tahu, udara itu mengandung uap air yang dimana kandungan air bisa mempengaruhi kualitas oli.

parameter kedua yang menurut saya sangat berpengaruh adalah tempat penyimpanan. penyimpanan oli/pelumas curah biasanya langsung terkena lantai, dimana hal itu bisa membuat kualitas oli menurun karena resapan air melalui lantai. sedangkan oli kemasan menggunakan kardus sebagai kemasan tambahan. sebenarnya masih banyak parameter lain yang mempengaruhi kualitas pelumas curah, namun dua parameter tersebut yang paling berpengaruh.

JARAK TEMPUH OLI/PELUMAS CURAH

Jarak tempuh untuk pelumas sebenarnya sudah ada patokan tersendiri berdasarkan “base oil” dan sertifikasi masing-masing pelumas/oli tersebut. sebagai contoh, pelumas dengan base oil mineral maka jarak tempuh maksimal adalah 4000km, hal itu berlaku bagi pelumas curah maupun kemasan literan. contoh lain adalah pelumas dengan base oil VHVI full sintetis maka pelumas dapat menempuh jarak sampai dengan 20.000km atau jika ada sertifikasi khusus seperti BMW LL 04, maka akan sampai dengan 30.000km. tetapi seperti yang sudah saya bahas sebelumnya bahwa ada beberapa parameter yang membuat oli curah satu tingkat dibawah oli kemasan.

jika pelumas kemasan literan/galonan katakanlah bisa mencapai 10.000km maka penggunaan pelumas curah setidaknya bisa mencapai 3/4 dari jarak tersebut. tentunya untuk menentukan jarak aman yang bisa ditempuh oleh pelumas tidak sesimple itu. banyak faktor yang menjadi pengaruh.

KESIMPULAN

Pelumas curah secara kualitas tidak berbeda dengan pelumas kemasan literan/galonan, tetapi karena beberapa faktor pelumas kemasan literan menjadi lebih baik dibanding pelumas curah. Masalah aman tidaknya saya kira sudah jelas bahwa pelumas/oli curah itu aman untuk kendaraan anda.

jika ada beberapa istilah pelumas/oli yang tidak dipahami silakan buka halaman ini istilah dalam pelumasan

Komentar via Facebook

Share this post

Comment (1)

  • Skyblu Reply

    TES

    3 Oktober 2017 at 22:49

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *