Review Oli/Pelumas Pertamina Fastron Diesel di motor Karisma X 2004

Review Oli/Pelumas Pertamina Fastron Diesel di motor Karisma X 2004

Berikut ini adalah review penggunaan oli/pelumas Pertamina Fastron Diesel :

#Review

Motor Honda Karisma X 2004
Riwayat oli Terakhir Federal supreme xx, Pertamina Enduro, Shell Rimula R4X, Pertamina Fastron Diesel
Odometer saat tuang 117.000 Km
Jarak Tempuh target 5000 Km
Jarak Tempuh tercapai 3000 Km (On Going)

Fastron diesel

Tabel diasat merupakan data teknis dari kendaraan yang digunakan dan riwayat oli/pelumas yang pernah masuk kedalam mesin karisma. Dari semua oli yang pernah digunakan termasuk dua oli “sesat” lain dapat disimpulkan bahwa PFD(Pertamina Fastron Diesel) Adalah yang terlicin. Hal itu langsung dapat dirasakan pada saat pertama menuang oli ini kedalam mesin. Oli lain yang sama licinnya adalah Shell Rimula R4X, namun tidak selicin PFD.

Sebelum tercebur kedalam oli sesat saya memutuskan untuk menggunakan metode “flushing” dengan Shell Rimula R4X, dengan jarak tempuh 1000 KM lalu ganti, alasan saya menggunakan metode “Flushing” untuk motor ini adalah karena jarak tempuh yang sudah sangat tinggi dan umur motor yang sudah tidak lagi muda. Hal tersebut banyaknya kasus oli macet dan tidak bersikulasi dengan baik didalam mesin karena lumpur/sludge yang rontok oleh pelumas Diesel menyumbat saluran pelumasan. Metode Flush tidak saya gunakan di motor CB150R karena KM masih rendah dan Umur motor yang masih muda, sehingga mesin dipastikan masih bersih dari sludge/lumpur mesin.

Setelah melewati masa Flushing saya langsung menuang PFD kedalam mesin, impresi awal dari oli/pelumas ini adalah Licin sehingga sangat nyaman untuk manarik gas dalam-dalam. Ada beberapa orang yang merasa setelah menggunakan PFD konsumsi BBM malah jadi boros, hal itu juga saya alami, namun bukan karena pelumas, tapi karena perlakuan tangan kita yang berubah menjadi kurang disiplin dalam menarik gas, Hahaha. Saat awal tuang sampai dengan 2000 KM sensasi licin masih sangat terasa, namun ketika memasuki 2500 Km sensasi licin tersebut mulai hilang. Berdasarkan info dari beberapa Member LDIC bahwa sensasi licin tersebut akan kembali ketika masuk 3500KM, kita tunggu saja apakah itu benar.

Pada data yang diberikan oleh “Hot Mom” Oli/Pelumas ini aman sampai dengan 7500 KM untuk penggunaan severe/parah. Hal itu juga di dukung oleh para member LDIC yang telah lama menggunakan oli/pelumas ini, pencapaian tertinggi pengguaan oli ini adalah sampai dengan 8000 KM. Mungkin jadi pertanyann bagi anda kenapa saya hanya mematok target jarak tempuh sampai dengan 5000 KM padahal oli ini aman sampai dengan 7500 KM? Oke ini adalah alasan kenapa hanya sampai 5000 KM, Motor ini termasuk kedalam motor “Djahat” dimana sekali angkut beban bisa sampai dengan 300 KG dan usia motor yang sudah tua pasti banyak part yang sudah lapuk dimakan Usia. Penggunaan jarak 4000 KM untuk oli dengan base mineral seperti Rimula R4X sudah sangat long drain, mengingat base oli adalah mineral. Sedangkan base oli untuk PFD adalah Semi Sintetik VHVI jadi bisa lebih lama disbanding R4X. Mungkin itu saja yang bisa saya berikan di Review ini semoga bisa KLimax….. Salam Long Drain!!!

Komentar via Facebook

Share this post

Comments (2)

  • Review Fastron Techno 10W40 - Oli/Pelumas Pertamina - SKYBLU Reply

    […] Karakter oli ini sangat terasa pada saat suhu relatif dingin dan menurut saya sedikit kurang enak jika suhu terlalu panas. hal itu berbeda dengan fastron diesel yang memiliki karakter sebaliknya, Dimana jika mesin panas malah lebih enak. Review fastron diesel bisa dilihat di Review Oli/Pelumas Pertamina Fastron Diesel di motor Karisma X 2004. […]

    11 Oktober 2017 at 00:10
  • Review Pelumas-Oli Mobil 1 0W-40 All Around Performance - SKYBLU Reply

    […] terutama fastron diesel yang biasanya mulai enak setelah menempuh 500KM. pada penggunaan pfd di Review Oli/Pelumas Pertamina Fastron Diesel di motor Karisma X 2004 PFD cenderung galau, alias kadang enak kadang tidak. Berbeda dengan oli ini yang cenderung stabil […]

    26 Desember 2017 at 22:35

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *