Sebuah Kisah Yang Belum Usai : Miss F – Awal dari segalanya

Sebuah Kisah Yang Belum Usai : Miss F – Awal dari segalanya

Sebuah kisah cerita cinta (Saat semua begitu indah)

Sebuah kisah, Ketika cinta datang disaat itu pula semua terasa indah. begitu pula denganku, saat itu semua terasa indah hanya aku dan dia tidak ada yang lain. ketika masa puber menerpa, ketika itu pula benih-benih cinta pertama akan tumbuh. semua remaja tidak terkecuali diriku. Miss F sebut saja begitu, wanita pertama yang aku suka, walau masih dibilang cinta monyet tapi itu begitu nyata.

hari-hari dijalani dari senin hingga jum’at bertemu setiap hari, berinteraksi dan aku bisa memandangnya setiap saat. bagaimana aku tidak makin cinta? aku sangat berbohong kalau aku bilang tidak. tapi cinta itu sayangnya hanya aku yang tahu, tidak dengan Miss F. aku hanya bisa memendam semua itu dan aku tidak memiliki keberanian untuk berbagi cinta dengannya.

kalau dibuat sebuah lagu mungkin akan memiliki judul cinta yang tak tersampaikan. bagaimana tidak, sampai saat inipun cinta itu tidak pernah sampai dan akupun tersadar dari lamunan panjang bahwa kami tidak berjodoh. cinta ini hanya sampai pada cerita saja.

ES EM PE

Tiga hari setelah masa orientasi dan satu malam kemah sabtu minggu akhirnya aku resmi menjadi anak SMP. Gelar baru itupun aku sandang selama tiga tahun. Banyak cerita selama tiga tahun aku menyandang gelar itu. Mulai dari masa puber sampai dengan istilah cinta pertama. Dari sinilah semua cerita lainnya bermula.

Ok balik lagi ke masa SMP, hari-hari dijalani seperti biasanya. Berangkat pagi pulang sore, dari senin sampai dengan hari jumat. singkat cerita, aku sudah 6 bulan menyandangan gelar baru sebagai anak SMP. Walau masih kinyis kinyis tapi masa puber sepertinya mulai menghinggapi. aku mulai tertarik dengan lawan jenis hehhe, ya walau masih malu-malu tapi aku beranikan diri untuk mencari tahu siapa dia (hahaa).

wanita yang aku sukai ternyata namanya sebut saja miss F.  Ternyata rumah dia tidak begitu jauh dengan tempat tinggalku. hanya beda kampung saja. setelah tahu dimana rumahnya, aku setiap sore hari selalu lewat kedepan rumahnya, dan gitu aja terus sampe ngga kerasa ini udah mau kenaikan kelas. setelah kenaikan kelas, kami berpisah kelas, walau begitu aku masih tetap sering lewat didepan rumahnya.


satu tahun berlalu tanpa ada kejadian yang spesial karena mungkin beda kelas. pada tahun berikutnya, tibalah kita di kelas 3, tahun terakhir menyandang gelas anak SMP. tahun itu kami disatukan kembali sesuai kelas pada waktu kelas 1. sedikit rasa bahagia hinggap di hati ini. bagaimana tidak, aku bisa bertemu dengan dia setiap hari dan yang lebih bahagia lagi, dia duduk tepat di depanku. ah indahnya dunia pada waktu itu hahha.

Tahun Terkahir

Setiap ada awal pasti ada pula akhirnya, begitu pula diriku dengan miss F ini. Tahun ini merupakan tahun terakhir aku dibangku SMP ini. Walau pada tahun ini aku sangat bahagia, tetapi aku sadar, waktu satu tahun itu tidak lama. Semua pasti ada akhirnya, baik itu berakhir bahagia ataupun dengan kesedihan. Hari-hari di tahun terakhir ini aku jalani dengan cukup indah disetiap harinya, dia berada di depan mataku dari pagi sampai dengan siang hari. Dari sinilah aku mengenalnya dengan begitu dekat, walau tidak terlalu dekat. aku tahu apa hobinya, apa yang bisa membuat dia bahagia dan juga apa yang dia sangat benci.

sebuah kisah permainan cinta

walau aku sudah memiliki hal yang bisa digunakan untuk memainkan permainan cinta. aku sudah punya semua modalnya, namun sayang aku tidak bisa mengolahnya dengan baik. lebih dari itu aku tidak punya keberanian untuk bermain dengan permainan itu. jika aku ingin berkata bahwa aku pecundang sekali waktu itu. waktu terus berlalu, sang waktu tidak mau menunggu keberanianku yang tidak kunjung tumbuh. tidak terasa setengah semester berlalu, tidak ada kemajuan, aku hanya menjadi pemuja rahasia dibelakang layar. menjadi pecundang, sebuah kutukan yang menghantui dalam jiwa terdalam yang kadang menjadi mimpi buruku.

Akhir Dari Sebuah Awal

Setelah ujian semester, waktu yang kumiliki tidaklah lama, hanya sekitar 2 bulan. Sang keberanian tidak kunjung keluar dari tempat tidurnya. aku masih saja belum berani untuk melakukan permainan cinta itu. akupun kemudian terdasar bahwa itu akan menjadi mustahil ketika kami berpisah nanti. beberapa bulan kemudian hal itupun menjadi kenyataan pahit yang harus aku tanggung dalam waktu yang lama, tidak mudah untuk menghapus mimpi buruk itu.

Dua bulan kemudian dilaksanakan ujian nasional, sebuah garis finis untuku untuk semua perjuanganku di lingkungan es em pe ini. sebuah akhir pula untuk sebuah perjuangan yang melelahkan dengan hasil sebuah kesedihan dari semua resiko permainan cinta. aku harus merelakan kepergian miss F untuk waktu yang tidak pernah aku ketahui. tapi ini bukanlah sebuah akhir dari sebuah kisah permainan cinta. ini hanya sebuah awal yang buruk, tapi bukan berarti menjadi akhir yang buruk dari sebuah kisah yang belum usai ini.

 

Komentar via Facebook

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *